Kokedama

Bandung, 12-10-2016,19.01

Dari judulnya, pasti udah bisa nebak donk, kalau ini berbau-bau Jepang. Tapi apa ya? kenapa ada tanaman ya? Sebenarnya awalnya aku juga gak tahu, tapi gegara beli tabloid Nova yang ada gambar artis favorit aku, Rio Dewanto, jadilah aku tahu dan tertarik banget.

Bahan dasar kokedama itu yang utamanya lumut, makanya abis baca tabloid Nova, langsung ngumpulin lumut yang tumbuh subur di depan kamar kos. Maklum cuaca Bandung sangat mendukung sekali untuk pertumbuhan lumut. Orang yang suka beres-beres di kosanku namanya Pak Dadang penasaran.

” ngapain neng?” tanya pak Dadang.

“mau bikin kokedama pake lumut pak” jawabku sekenanya, dan yakin pasti tuh bapak gak ngerti. hehehe.

Besoknya aku dengar ada orang bersih-bersih depan kamar, aku langsung loncat, takut Pak Dadang ambilin semua lumut depan kamar-kamar kita dan dibuang, oh tidak. Alhamdulillah aku cepet tanggap, dan langsung keluar kamar.

“Pak, lagi bersih-bersih lumut ya? saya mau yah Pak, jangan dibuang!”

“Yah, udah masuk tong sampah neng, tapi nanti Pak Dadang ambilin lagi deh”

“Makasih yah Pak”

Hahaha, aku emang udah niat mau mengmbang biakkan lumut untuk bikin kokedama, kali aja kalau berhasil bisa dijual buat ngisi dompet.

Nih, hasil perburuan Pak Dadang, banyak kan?

Jpeg

Lagi mengembangbiakkan lumut

Teknik Kokedama mudah dan irit. Tidak membutuhkan pot yang harganya kian melambung. Bisa di jadikan indoor plant juga loh. Gampang banget lagi bahannya.

Kokedama disebut juga Japanesse Moss Ball, karena bentuknya yang bulat dan bahan utamanya lumut. Tanaman yang bisa ditanam untuk dijadikan kokedama hanya tanaman hias saja. Karena awalnya ide kokedama ini berasal dari tanaman bonsai. Kokedama di tiap negara berbeda-beda tergantung jenis lumutnya. Butuh lumut banget karena lumut ini yang akan mengikat tanaman dan membentuknya menjadi bulatan.Tanah yang ditanami benih lumut lalu dibentuk bulat (biasanya sebesar tempurung kelapa). Kalau kebanyakan dari kita menggunakan pot sebagai media tanam, maka kokedama adalah seni menanam tanpa pot. Justru bola lumut itulah yang berperan sebagai tempat tumbuh tanaman.

Sejarahnya nih

1897788_20151124024527

Semuanya berawal dari kegemaran masyarakat Jepang pada teknik menanam yang sangat terkenal, yaitu bonsai. Bonsai terdiri dari berbagai bentuk dan teknik, salah satunya adalah nearai, teknik bonsai yang sangat terkenal pada Zaman Edo. Pada teknik ini, tumbuhan ditanam tanpa pot. Beberapa waktu berlalu, berkembanglah ide untuk menanam nearai dengan menggunakan tanah lumut. Inilah yang kemudian berkembang menjadi kokedama. Sementara, nearai sendiri kini sudah semakin berkembang lagi.

Nih aku share caranya. Tapi kalau mau beli buat contoh, ada instagramnya mba Nelza Yesaya Hemahahua di Ig@emilliegarden.

1897788_20151124033823.jpg 1. Campur media tanam berupa tanah, pasir, dan pupuk organik
2. Tuang media tanam di permukaan sphagnum moss kering
3. Tanam tanaman yang dipilih. Lalu bungkus media tanam dan bentuk hingga membulat
4. Ikat dengan benang nilon untuk mempertahankan bentuk bulat
5. Bungkus kembali dengan lembaran sphagnum segar yang masih berakar
6. Ikat kembali dengan benang nilon agar tetap membulat
7. Setelah 3 bulan, perakaran lumut mulai menempel pada media tanam. Benang nilon pun bisa dibuka

Gampangkan…. buat mengakomodir yang harus lihat video, aku kasih nih videonya.ups ternyata harus di upgrade, baiklah linknya aja deh

https://www.youtube.com/watch?v=ywID9WJ8-Q8. Selamat menonton, dan mencoba membuat kokedama dirumah. Kalo berhasil tag fotonya di sini yah…

Advertisements

3 thoughts on “Kokedama

  1. azmary says:

    Baguuuuus ya tanaman2nya. Aku suka anggrek banget. Tp ky gak ada waktu untk ngerawarnya. “Dsr males yak..” hehehe.

    Boleh tuh, kalau ada tips2 merawat anggrek nis

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s