P3K (Pertolongan Pertama pada Kucing)

21 Oktober 2016 (09.59-

Ngakunya sih gak suka, tapi kayaknya suamiku sudah mulai berhasil menumbuhkan empatiku sama binatang berbulu yang berkaki empat dan berwajah imut yang satu ini.

Beberapa hari yang lalu, aku dan suami pergi ke BPJS Bandung untuk mempertanyakan masalah kekurangan bayar di tagihan kartu BPJSnya. Tapi hari itu Sabtu, dan BPJSnya tutup. Setelah mendapatkan informasi tentang jam buka dan tutupnya, kami sepakat kembali hari Senin, dan pulang.

Sudah siap diatas motor untuk kembali pulang, dan suamiku kembali ke kantornya. Ada kucing kecil mengeong lemah, lunglai di halaman kantor BPJS Bandung.

“Dek, kasihan yah kucingnya, boleh gak pelihara?” mulai deh suamiku merajuk.

“hmh, samperin deh yang, kayaknya kucingnya kenapa-kenapa? kok kepalanya lunglai gitu”.

Langsung deh, suamiku ambil kucingnya….

“Bener dek, kayaknya kelindes motor yang parkir di sini”

” Masyaallah, ayo buruan ambil deh, bawa ke dokter hewan, abis itu tinggalin aja disitu, aku gak mau ngerawatnya” hehehe, masih yah…..

Singkat cerita, tuh kucing yang punya 3 warna (hitam, orens dan putih) kita bawa. Tadinya dimasukin di tempat untuk botol di depan motor sama suamiku.Tapi aku gak tega, badannya jadi ketekuk-tekuk. Aku minta berhenti dan gendong kucingnya pake plastik.

” ih anget- anget, bergerak-gerak, mengeong lirih, rasanya gimana gitu.”

“buruan mas kasih apa gitu, biar gak mati nih kucingnya!”

“iya dek, bentar yah, kita cari susu biar dia ada tenaga.”

Sesampai di pertokoan yang jual susu, langsung kita kasih minum pake kertas dibuat corong. Masuk sih susunya, alhamdulillah. Tapi.. gak lama kucingnya kayak kejang, aku pikir, karena dia mulai ada tenaga. Aku coba usap badannya pake tisu basah, karena kucing ini lumayan kotor.

Gak lama setelah diusap badannya pake tisu basah, dia muntah.

“yah, udah deh dek, usaha kita gak berhasil, lihat deh, matanya udah gak ada tanda-tanda kehidupan”

“gak, masih bisa,masih hidup kok” gak percaya gitu akunya.

Sampai akhirnya badan kucingya kaku, dan kita kubur dekat pertokoan, dibantu sama penjual kopi didekat situ. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Kebukti banget nih manusia cuma bisa usaha allah yang menentukan.

Suamiku sempat kasih quote yang menohok nih pada nyepelein nyawa kucing banget sih, kan gak gampang bikin satu nyawa, ngilanginnya mah gampang“.

Bener juga sih, banyak banget pengendara mobil atau motor suka gak peduli ada binatang atau gak didekat atau di bawah kendaraannya.

Setelah kucing yang kita kasih nama Cang Cing an (Kasihan) dikubur, kita jadi mikir, jangan-jangan harusnya kucingnya gak dikasih susu yah, atau angkatnya salah. Dari situ aku dan suami kepikiran untuk cari tahu tentang pertolongan pertama kalo ada kucing kecelakaan seperti ini.

Browsing-browsing kayaknya gegara ditaruh di tempat minum depan motor deh, jadi tulangnya tambah berantakan, maaf yah Cang cing an https://orenjibaka.wordpress.com/2015/09/12/pertolongan-pertama-kucing-kecelakaan/

Cangcian udah mati.Badannya mulai kaku perlahan.

Ternyata, karena kucing sangat aktif, banyak kejadian-kejadian yang bisa terjadi sama binatang imut ini. Buat kamu yang berniat pelihara kucing, harus pelajari beberapa hal yang bisa jadi pertolongan pertama, kalo kucing kamu kenapa-napa. Disini juga ada cara membuat kucing kamu jadi lebih sehat. Check it out (http://www.cathealth.com/safety/cat-first-aid)

Apapun binatang peliharaanmu. Yang harus diingat adalah bertanggung jawab sama your pet. Dalam hal apapun, makanannya, kesehatanya, psikologisnya, kalo merasa gak sanggup jangan deh.

Kamu punya hewan peliharaan apa? bener gak meliharanya? atau cuma buat muasin kamu main sama dia, tapi gak peduli sama makanan dan kesehatannya? Gak tahu apa yang harus dikerjakan kalau binatang peliharaan kamu kenapa-kenapa? hmh…..

Advertisements

4 thoughts on “P3K (Pertolongan Pertama pada Kucing)

  1. rembulan perak says:

    Mbak…. kalau aku P3K itu Pertolongan Pertama Pada Kegalauan hihihi tema menarik kalau ngisi mentoring anak2 remaja. aku jpernah punya kucing yang meninggal karna udah tua, makasih share ilmunya….

    Like

  2. Ny. Wijaya says:

    Makanya ada beberapa tempat parkir yang bikin rambu-rambu supaya kita aware sama sekitar sebelum ngeluarin kendaraan.Sekarang aku juga gitu, lihat-lihat dulu takutnya ada binatang lagi iseng ngumpet di bawah motor, hehe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s