2017, Minimalisasi Keburukan….

4/1/2017 (13.20)

Ini hari ke -4 di tahun 2017. Niat hati mah mau seperti judul blognya, tapi tetep yah kayaknya masih banyakan keburukan daripada kebaikannya deh :(.

Setiap tahun berganti, iman kita harusnya bertambah baik. Amalan harian diperbaiki. Hmh Hablumminannas sama hablumminallahnya juga harus balance.

Apan sih Hablumminannas? Hablumminannas adalah hubungan antara sesama manusia. Sebenernya ini amalan yang paling cool nih. Kalau sampe minus, bisa gagal deh masuk surga ngebut, bisa-bisa mampir dulu ke neraka.

Bahkan ada beberapa hadist yang menyebutkan Hablumminannas lebih penting dari amal harian seperti shalat,puasa dan membaca quran yang sifatnya untuk menambah pahala pribadi.

Ada kisah tentang seorang ahli surga. Pada saat taklim atau pengajian, Rasulullah saw berkata kepada para sahabatnya kalau sebentar lagi akan masuk ke dalam mesjid seorang ahli surga. Semua orang menunggu, dan bertanya dalam hati, sedahsyat apa sih, orangnya.

Tak lama orang yang di maksud nabi masuk ke dalam mesjid, penampilannya biasa, tidak ada yang istimewa.

Sahabat nabi (hmh, saya lupa Ali atau Abu Bakar atau Umar ya?) mengikuti orang tersebut dan nmeminta ijin untuk menginap selama 3 hari di rumah orang tersebut. Apa yang di lihat oleh sahabat Nabi? Orang ini melakukan ibadahnya sangat biasa, kadang terlupa mengerjakan sunahnya. Lalu apa yang bisa membuatnya masuk surga? setelah 3 hari sahabat tidak menemukan kelebihannya, akhirnya beliau bertanya.

Ternyata si Fulan selalu memaafkan orang2 yang berbuat dzalim padanya sebelum tidur.

Sederhana tapi luar biasa, bahkan kalau kita sudah di pintu surga dan ada satu orang yang belum memaafkan kesalahan kita, gak jadi masuk deh.

Setelah dipikir pake logika, manusia itu kan makhluk sosial yah, jadi mau gak mau harus saling bantu. Doa orang yang kita bantu itu juga akan di dengar sama Allah, bayangin kaya peristiwa 212 kemarin penistaan agama, yang doa banyak, makanya alhamdulillah hasilnya insyaallah positif yah.

Sedekah juga sama.Gak semua orang itu berkecukupan kan? maka dianjurkan sedekah. Perkara mau dipake apa uangnya abis kita sedekahin, itu urusan dia sama Allah deh yah. Sambil di doakan yang baik-baik aja, seperti semoga lekas dapat kerjaan baru atau rejeki yang lainnya daripada mengemis.

Kita juga harus care loh sama tetangga. Minimal tahu kalo tetangganya sakit, atau meninggal dianjurkan kita mennegok atau takziah. Tetangga itu saudara terdekat kita. Coba deh, kalo lagi sakit ditengokin, rasanya kaya sembuh langsung yah, karena pada dasarnya kita itu makhluk sosial.

Saling membutuhkan. Minimal senyum atau menyapa tetangga. Bales sosial media juga jangan kelamaan atau malah gak dibales, bisa-bisa orang yang tadinya simpati sama kita jadi males ngobrol dan berteman sama kita.

Kalau mulai timbul rasa keganggu sama ulah tetangga atau saudara atau teman lihat lagi deh, apakah sikap kita membuat nyaman orang sekitar. Pada dasarnya saat berkomunikasi orang menginginkan berbicaranya dua arah kan? Kalo kebanyakan kita yang tanya atau aktif males juga.

Sakit bisa sembuh kalau kita bersosial. Sedih juga gitu. Kalau lagi merasa bete, gak enak mod, tolongin orang lain deh, jadi berasa berguna dikit kan hidup lo :). Satu lagi nih, semua manusia di mata Allah sama, yang bedain cuma ibadahnya. Makanya jangan pada sok pilih-pilih teman deh. Maunya yang parlente doank. Tahu sih naluri manusia itu berkumpul dengan komunitasnya, tapi membuat orang baru yang masuk dalam komunitas dengan bicara dua arah, dan juga beroikir kalo aku gini orang lain suka gak ya? Itu lumayan bisa bantu mengasah gaya orang-orang yang cuek, atau yang mau ngobrolnya sama orang-orang tertentu aja.

Kalo wataknya udah gak bisa di ubah yah, ngalah deh, lanjutin pembicaraan atau cukup tahu, jadi gak usah banyak ngobrol sama orang macam ini, sambil didoain semoga dia sadar kalau hidup itu gak sendirian, kalau dia manusia yang juga makhluk sosial.

Nah-nah disini kita juga di latih untuk belajar positif thinking sama semua orang ya.

Yang paling penting nih Hablumminallah. Setelah semuanya dilakukan dan gak ada perubahan tinggal doain deh, serahin sama Allah sang maha pencipta dan sutradara hidup kita. Inget aja kalau allah gak akan menguji hambanya melebihi kemampuannya.

Yuk ah kita balancing Hablumminannas sama Hablumminallahnya. Balance bukan berarti porsi yang sama yah, sesuai porsinya aja.

Udah kepikiran melakukan apa yang bikin hidup kamu lebih worthy sebelum dipanggil suruh balik ke akhirat? Share di sini ya!

 

Advertisements

One thought on “2017, Minimalisasi Keburukan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s