Ibuku atau Ibu mertuaku?

10 Ramadhan 1438H/ 5.49

Setelah menikah, semua tak lagi sama. Bagi seorang perempuan ataupun laki-laki. Orangtua jadi bertambah dan kewajiban menjadi ganda. Khususnya wanita yang memiliki suami. Suami adalah milik ibunya, istri adalah milik suami. Dari hal tersebut cukup jelas bahwa suami harus lebih mengutamakan sang ibu dibandingkan istrinya. Berarti saat menikah, porsi wanita untuk orangtuanya berkurang dan lebih mengutamakan suami dan keluargana terlebih dahulu.

Sulit? sangat. Semua butuh adaptasi, insyaallah Allah akan menolong jika dalam setiap perbuatan kita mengharap kebaikan dan ridho Allah SWT. Gak mudah untuk melaksanakan , tapi teruslah percaya kalau Allah itu selalu akan membantu kita. Allah yang menjdohkan kita dengan suami, pasti Allah juga lah yang akan memberikan kemudahan dalam menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangga dan Allah juga lah yang menjaga hubungan baik mertua dan menantu juga mertua dan ibu kita, serta suami dengan ibu kita. Senjata utamanya adalah do’a.

Selain mengingat bahwa Allah akan menolong di setiap masalah kita, ingatlah pengorbanan Ibu sang suami, begitu juga pengorbanan ibu  sang istri, seperti dalam QS:Luqman:14

” Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik)kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahu. Bersukurlah kepadaku  dan kedua orangtuamu. Hanya kepaa Aku kembalimu.”

Jadi gak ada alasan lagi untuk menomerduakan mama mertua ya, walaupun memang tidak mudah. Bertemu dengan orang baru yang tidak pernah kita temui seperti Ibu kita dan harus memuliakannya sama seperi kita memuliakan ibu kita karena dia ibu suami kita. Susah….. Tapi Allah udah kasih jalan keluarnya kok, tenang saja.

Tips membuat mertua merasa dimuliakan:

  1. Ikuti keinginannya. Kadang orangtua, mertua ataupun orangtua kita itu, cuma ingin diikuti kemauannya. Saat sudah dikuti biasanya beliau sendiri yang memutuskan iya atau gaknya. Kalau sudah diikuti smua maunya, maka banyak do’a mengalir dari mulut mereka Siap-siap saja mendapat rejeki berlimppah di dunia dan akhirat.
  2. Ngobrol. Sepela nih, tapi dahsyat loh, karena lewat ngobrol atau diskusi kia jadi tahu watak mertua dan cara menanggapinya, jadi saat mertua keluar cing ciriwisnya kita sudah santai, “ah emang gitu orangya, nanti juga baik lagi.” Gak mudah memang, kadang sebagai menantu bisa saja salah ucap. tapi doktrin diri bahwa mertua kita benar, jadi perbanyak saja kata “Ya” daripada kalimat panjang yang berisi membantah. Jika dinasehati, iyakan saja seakan-akan kita menuruti koreksiny.
  3. Mengunjungi mertua dengan membawakan makanan dan hantaran yang mereka sukai. Yang ini harus hati-hati nih. Kalau kita salah membawakan makanan biasanya akan diingat seumur hidup dalam ketidabaikan, hehehe, kecuali tipe mertua kita baik bange dan memiliki pemakluman yang besar.
  4. Do’akan beliau untuk melembutkan hatinya dan memiliki kasih sayang yang sama terhadap kita sebagaimana tehadap anaknya. Do’akan beliau memahami bagaimana pengorbanan adaptasi seorang menantu terhadap mertuanya. Jika hubungan besan dan mertua kurag baik juga bisa didoakan untuk dapat menjalin hubungan lebih baik lagi.
  5. Beri ruang pada suami dan mertua untuk saling bercengkrama. Stop cemburu, mungkin mereka rindu. bayangkan saja kalau itu anda. Bayangkan bagaimana kita terhadap ibu kita sendiri.

Sedangkan terhadap kedua orangtua kita, Gak bisa gak, segala sesuatu yang bisa dilakukan untuk kebaikan mereka lakukan. Untuk wanita, sedikit berbeda dengan lelaki, muliakanlah dulu suamimu, ijin terhadapnya atas apapun, baru jalankan bakti paa kedua orangtuamu.

Sulit? Gak, ingat lah kembali, karena Allah selalu berusaha dan akan selalu menolong hambaNya keluar dari semua kesulitan yang ada. Wallahu’alam bissowab.

Advertisements

One thought on “Ibuku atau Ibu mertuaku?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s