Keliling dunia bersama Khalifah Tour

3 Mei 2019/ 22.37 /stay Lying on My Bed

Siapa yang gak mau keliling dunia? Gak ada pastinya yah. Kalo aku sih pengen banget, tapi suka mikir gimana caranya ya, pake travel apa ya? Sama siapa ya? Hehe.

Tanggal 13 April 2019 Khalifah Tour mengundang beberapa media termasuk aku blogger remeh temeh yang ceria dan suka berbagi ilmu ;). Saat itu keinginanku yang sempat terpendam mulai bangkit lagi. Ya, travelling, pada dasarnya aku tuh suka sekali jalan2. Tapi setelah menikah agak dikurangi karena suami gak punya banyak waktu untuk berpetualang karena ngantor. Untuk bepergian sendirian agak kurang pede plus kadang duit ibu rumah tangga mah gak sebanyak wanita karier yah, hehe curhat.

Ini nih yang kembali meracuniku untuk kembali bercita2 keliling dunia. Waktu masih kerja jadi guru di sekolah Internasional kerjaannya kalo liburan pasti sama temen2 udah rencana mau kemana2nya. Sampe usia 35 tahun aku keluar negerinya baru sampe Singapore dan Malaysia, hadeuh gak bingit yah. Yang baca postinganku mungkin udah ada yang sampai Eropa atau Asia selain dua negara yang masih tetangga banget sama Indonesia.

Kenapa Aku pengen banget datang ke acara Bedah Buku dan Jumpa Penulisnya? Karena aku beneran penasaran sama negara yang dimaksud, kaya baru denger gitu. Maklum deh aku sukanya baca buku motivasi atau novel yang gak berlatar belakang sejarah, jadi agak kudet nih.

Perjalanan menuju khalifah tour diguyur hujan. Sempat dinasehati oleh suamiku untuk menggunakan jas hujan sebelum hujan turun, tapi berasa aneh dan yakin hujan turunnya masih nanti2. Ternyata dijalan, bress turun dengan derasnya. Hehe… kaya gitu kalo gak nurut sama suami yah, hehe.

Sampailah aku disini. Suasananya nyaman. Kami berkumpul di aula sambil menunggu kedatangan penulisnya Mbak Uttiek. Aku termasuk orang yang gak bisa langsung duduk diem di suatu tempat baru, pasti keliling cari informasi, hehe.

Ini ruangan yang dipakai intuk menerima tamu yang akan menggunakan jasa dari khalifah tour nyaman kan tempatnya.

Nah ini aula tempat kami berkumpul untuk mendengarkan penulis menceritakan kisah buku Journey to Samarkand. Kursinya warna warni dan nyaman. Di aula ini biasanya digunakan untuk manasik haji.

Disini ada loker khusus untuk para pegawai atau tamu yang berkunjung dalam waktu lama.

Dibagian belakang sebelum naik ke lantai 2 mushola ada pemandangan yang menyejukkan mata, ada kolam ikan disana.

Suka banget, punya cita-cita punya kolam macam ini jika punya rumah nanti. Amiin.

Disebelah kirinya ada tangga naik menuju mushola lantai 2 dan tempat dsikusi pegawai tentang program2 baru di khalifah tour.

Penulisnya datang dan acara dimulai. Sebelumnya ada Bapak Rustam pemilik Khalifah Tour mengenalkan Khalifah tour pada para undangan yang hadir.

Bapak Rustam Sumarna ini pekerja keras yang perduli tentang berdakwah lewat sebuah perjalanan. Timeline pengalaman Bapak Rustam dapat di lihat di gambar satunya. Menurut Pak Rustam banyak biro perjalanan yang memiliki tiket murah tapi bukan milik orang muslim. Memang di Khalifah tour harga sedikit lebih mahal, tapi pelayanannya sangat baik dan negara tujuannya lebih beragam. Untuk kamu yang sengaja ingin menikmati perjalanan secara privat tanpa gangguan orang lain bisa sekali. Karena Khalifah tour memiliki program privat dan rombongan.

Dalam hal ini Bapak Rustam bekerja sama dengan Mbak Utiek untuk mendokumentasikan setiap perjalanan dakwah mereka dalam sebuah buku sejarah yang dikemas menarik tidak seperti buku sejarah pada umumnya.

Hari itu hari ulang tahun pernikahan Mbak Utiek. Tapi beliau menyempatkan waktu untuk sharing buku terbarunya pada tamu undangan, luar biasa, makasih Mbak Utiek.

Nama asli beliau Utiek M Panji Astuti, beliau adalah seorang jurnalis Kompas group Gramedia. Hobi travelingnya sudah ada sejak esbelum menikah. Tujuan dia membuat buku ini adalah untuk berdakwah lewat menyebarkan sejarah islam di Eropa. Islam itu dulu sangat berjaya di Eropa. Salah satu negara yang dikunjungi Mbak utiek dan Khalifah Tour adalah Uzbekistan yang salah satu kotanya bernama Samarkand.

Begitulah adanya dalam sebuah perjalanan selalu ada cerita dan pelajaran juga pengalaman yang bisa diambil hikmahnya. Seperti dalam bukunya Journey to Samarkand. Mbak Utiek disuguhi makanan yang ternyata lidah kuda. Iyuh kalau tahu dari awal sudah gak dimakan deh ya makanannya.

Ada juga waktu di bukunya Journey to Andalusia disana saat mereka, Mbak Utiek bersama team harus melewati gereja untuk pergi ke mesjid yang ada di belakang gereja dan itu adalah satu2nya jalan. Untuk masuk ke dalam masjid harus masuk dulu ke dalam gereja dan pintu amsuknya sangat kecil sehingga kita ahrus menunduk untuk bisa masuk kedalam gereja itu amsa dengan menunduk pada patung Yesus yang ada di latar

Mbak Utiek teringat kisah Umar bin Khatab, dengan situasi yang sama Umar berjalan mundur. Mbak Utiek dan tim melakukan hal yang sama dan hasilnya mereka didatangi pendeta untuk meminta maaf karena dianggap menghina Yesus.

Semoga ketularan bisa jadi penulis yang keliling dunia kaya Mbak utiek. Amin.

Sempat bertanya sama Mbak utiek, dalam menulis buku sejarah islam yang fun ini adakah peta tersendiri yang dimiliki atau tergantung isu yang sedang berkembang?

Jawabannya adalah, Mbak Utiek memiliki peta khusus dalam perjalanannya.

Saat Mbak Utiek menceritakan perjalanannya dengan beberapa visual yang juga dituangkan dalam bukunya, kesanku Samarkand itu MEWAH. Selain ingin berbagi sejarah islam di Eropa ini Mbak Utiek bersama Khalifah Tour mengajak muslim di Indonesia untuk mengetahui sejarah islam di salah satu kota di Uzbekistan yang pernah terjajah cukup lama oleh negara Rusia.

Saat mengunjungi negara islam ada kedekatan tersendiri jadi mengenal sejarah islam lebih baik. Sesuai dengan ayat suci Al-Quran Surat al Mulk :15.
Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.”

Nah, jangan disitu situ aja nggak kemana2, alias ngendon di rumah tapi bertravelinglah, banyaklah yang bisa kita pelajari dan ambil hikmahnya.

Yuk nabung dulu buat bisa travelling atau bisa daftar aja nih di Khalifah tour. Ada banyak promo, pelayanannya menarik dan serunya lagi kita tuh beneran bermuamalah dengan sesama muslim. Harga agak sedikit mahal tapi berkah.

Bisa cek di webnya : http://www.khalifahtour.com atau di Facebooknya Khalifah Tour atau instagram khalifah tour. Alamatnya di Jl. Brigjen Katamso No.11 Bandung 40122.

Jelajahi dunia dengan satu tujuan mulia. Supaya perjalanan kita dimudahkan.

2 thoughts on “Keliling dunia bersama Khalifah Tour

  1. Ny. Wijaya says:

    Iya… kantornya cozy. Penulisnya termotivasi untuk mengangkat kebudayaan islam di Eropa tuh. Bisa diajukan ke kantornya khalifah tour kalau ada ide penulisan mengangkat daerah mana gitu ;).

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s